Mafia tanah di kota Dumai riau.seakan akan tidak terjangkau oleh penegak hukum...

Mafia tanah di kota Dumai riau.seakan akan tidak terjangkau oleh penegak hukum...

DetikAktualNews.com.Dumai,   Juriah 48 tahun warga lubuk gaung  kini merasa tertekan dan merasa dirugikan oleh  oknum warga ,  diduga ingin menguasai  Tanah Blok kelompok  Syahruddin tunino ( S T ) almarhum, di sungai tawar kelurahan batuteritip  kecamatan Sungai Sembilan kota Dumai . 

keterangan di rangkum ,Blok lahan kelompok tani Syahruddin Tunino ( ST) ukuran 6000 m X  3000 m ( 1 800 ) ha ,sejak tahun 2016 menurut Juriah  selaku  ahli waris Syahruddin tunino ST) almarhum" belakangan ini ada beberapa  oknum warga   menguasai  tanah dalam blok kelompok tani ST"  bahkan ada yang menjual tanah tersebut "ujar Juriah.

informasi  diperoleh, Tanah blok  kelompok  (ST) memiliki peta blok dan Sket Blok Lahan  kelompok tani  dari kelurahan batuteritip. ,blok ST terletak di sungai tawar  .
Tetapi sejak Syahruddin Tunino meninggal Dunia  26/5/ 2019   disaat ini pula lah diduga oknum  pemain tanah berebut dan  berusaha  untuk menguasai, " dengan cara menyerobot tanah dalam bllok Syahruddin tunino tersebut,"ujar nya.

Dikatakan Ahliwaris itu, tanah kelompok tani (Poktan ) ST, surat nya per dua Ha sudah di terbitkan oleh kelurahan batuteritip , seluruh nya. 900 surat pada tahun 2006. Sebut  Juriah kepada Wartawan, Jumat 19 /12. Surat keterangan Blok lahan Kelompok tani tersebut lengkap,yang di keluarkan Kepala Desa  Batuteritip  Hasyim pada 5/12/ 1985 . Surat keterangan Blok Lahan ,nomor 042/SKBL/BT/1985.jadi Blok lahan ST , punya  legalitas dari pemerintah. Tidak asal main. Garap ."tindakan oknum warga yang menggarap tanah kelompok ST hingga sekarang masih berlangsung sebut ahliwaris ST.

Sesuai Keterangan dan informasi di rangkum awak media  ,Terkait tanah kelompok ST,sejak selesai di buat akses jalan masuk ke lokasi dan dibuat As jalan di dalam lokasi lahan tersebut  . Nah, "Setelah itu pula lah, semakin banyak  orang yang berupaya menggerogoti nya. Bahkan  ada oknum berterompet disana sini  , mengklem,ngaku pemilik  tanah blok Syahruddin tunino " yah , berlagak Sok Tuan takur lah " ,dan diduga para mafia tanah itu  Promosi  .serta dengan berbagai cara di lakukan untuk memuluskan permainan aksl  akal busuk nya biar tanah tersebut  laku di jual sebut ahliwaris Syahruddin tunino itu.

diduga pihak pemain tanah itu,tidak segan mengumbar janji kepada oknum yang berpengaruh" di iming imingi di beri tanah dengan ukuran tertentu,agar sepak terjang nya mulus. "yah ,berterompet disana sini. "tanahnya  Subur, sangat  strategis,ada akses jalan masuk lokasi lahan. Begitulah di gembor gemborkan   hingga keluar daerah,  agar di minati para pembeli" .tindakan mafia tanah tersebut belum tersentuh hukum.ini  masukan info berharga  buat Menteri kehutanan dan Presiden Prabowo.

Menurut Juriah ,saat turun kelokasi.blok tanah tersebut .Sempat bertemu .bebetapa  orang di dalam.lokasi kelompok  tersebut, orang yang ditemukan lagi sedang berada didalam lokasi kelompok tani ST, Ujatnya pada Awak.media. oknum warga itu  berbicara " lantang dan terkesan menakut nakuti  sebut Juriah. Saya tanya, kamu menguasai tanah ini ? ,jawab nya Ssya beli kata warga itu .beli dari Siapa ?  Saya tanya begitu,dan di jawab nya,  tidak perlu kamu tau . " saya tidak perlu surat kata oknum warga itu pula. Demikian lah jawaban oknum warga yang ketemu di lokasi.kelompok ST terang Juriah.

Blok kelompok  Syahruddin Tunino,  ahli waris tetap mempertahankan Blok kelompok ST,  semua berkas blok lahan itu di persiapkan untuk diserahkan  kepada pihak.berkomoeten  tegas Juriah didampingi saudaranya Rozali yang juga angkat LCKI ( Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia ) DPC Kita Dumai pada  jumat ( 19/12.)  .masalah ini akan kita  angkat kepermukaan, dan digiring ke Pusat ,  kita laporkan resmi  masalah tersebut  ke  Menteri kehutanan Ri sampai ke Menteri ATR /  BPN katanya serius..

Lanjut Juriah didampingi saudaranya Rozali , diduga yang bermain menjual tanah dalam Blok lahan Syahruddin Tunino.  diantaranya berinisial Kus, H p, Zb, HA, wn,  Jtk , JS ,. Kami tidak tinggal  diam ,kita tuntut siapa yang terlibat tegas Juriah ( Tim ).